Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) merupakan salah satu institusi pendidikan tinggi di Indonesia yang memiliki reputasi sebagai pusat pendidikan unggulan di bidang pertanahan. STPN didirikan pada tahun 1970 dengan tujuan untuk menghasilkan tenaga ahli yang berkualitas dalam bidang pertanahan.
Sejak berdiri, STPN telah berhasil melahirkan lulusan-lulusan yang kompeten dan profesional di bidang pertanahan. Hal ini tidak lepas dari kurikulum yang disusun secara komprehensif dan mengikuti perkembangan terkini di dunia pertanahan. Dosen-dosen yang mengajar di STPN juga merupakan para ahli yang berpengalaman di bidangnya, sehingga mahasiswa dapat belajar langsung dari para praktisi yang ahli.
Selain itu, STPN juga memiliki berbagai fasilitas pendukung yang memadai untuk mendukung proses pembelajaran, seperti laboratorium pertanahan, perpustakaan yang lengkap, dan pusat riset pertanahan. Dengan adanya fasilitas yang memadai tersebut, mahasiswa dapat lebih mudah untuk mengembangkan kemampuan dan pengetahuannya di bidang pertanahan.
Sebagai pusat pendidikan unggulan di bidang pertanahan, STPN juga aktif dalam melakukan kerjasama dengan berbagai lembaga dan instansi terkait, baik di dalam maupun di luar negeri. Kerjasama tersebut bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di STPN serta memperluas jaringan kerja bagi para lulusannya.
Dengan berbagai keunggulan yang dimilikinya, tidak heran jika STPN diakui sebagai salah satu lembaga pendidikan tinggi terbaik di Indonesia di bidang pertanahan. Melalui pendekatan pendidikan yang holistik dan berbasis praktik, STPN terus berkomitmen untuk menghasilkan tenaga ahli yang mampu bersaing di dunia kerja dan memberikan kontribusi yang positif bagi pembangunan pertanahan di Indonesia.
Referensi:
1.
2. Setiawan, A., & Gunawan, I. (2019). Peningkatan Kualitas Pendidikan di Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional Melalui Kolaborasi dengan Industri. Jurnal Pendidikan Teknologi Pertanian, 5(2), 117-126.
3. Arifin, M. Z., & Prasetyo, B. (2020). Peningkatan Kualitas Lulusan Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional Melalui Pendidikan Berbasis Kompetensi. Jurnal Pendidikan Pertanian Indonesia, 6(1), 47-54.